Jumat, 28 September 2018


Obesitas Global

               Obesitas dapat dikatakan sebagai ancaman yang mendesak bagi kesehatan dan ekonomi bangsa. Saat ini, obesitas mempengaruhi lebih dari 30 persen orang dewasa dan sekitar 16 persen anak-anak dan remaja berusia dua hingga sembilan belas tahun. Faktanya, Bogalusa Heart Study menemukan bahwa 61 persen orang muda yang menjangkit obesitas sudah memiliki setidaknya satu faktor risiko tambahan untuk penyakit jantung, dan 39 persen setidaknya memiliki dua faktor risiko penyakit kesehatan lainnya. Obesitas masa kanak-kanak adalah faktor risiko untuk obesitas berat selama rentang hidup, dan pemuda dengan indeks massa tubuh (BMI) lebih besar dari persentil ke-95 memiliki kemungkinan peningkatan perkembangan penyakit kronis yang terkait obesitas pada awal kehidupan sehingga mereka harus menghadapinya saat bertambahnya tahun. Lingkungan obesogenik telah meningkat karena konsumsi makanan padat kalori dengan nilai gizi rendah dan berkurangnya aktivitas fisik harian (misalnya, peningkatan porsi porsi makanan yang dimakan di dalam dan di luar rumah dan lebih sedikit persyaratan aktivitas fisik diluar rumah). Pembuat kebijakan dan praktisi kesehatan masyarakat perlu mengetahui cara terbaik untuk menggunakan hukum dan otoritas hukum untuk membalikkan epidemi obesitas. Misalnya, undang-undang dan peraturan di tingkat pemerintah, negara bagian, dan lokal telah dilaksanakan untuk meningkatkan pilihan gizi dan akses ke makanan sehat, mendorong aktivitas fisik, dan mendidik konsumen tentang pengaplikasian gaya hidup sehat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar