Obesitas
Global
Obesitas dapat
dikatakan sebagai ancaman yang mendesak bagi kesehatan dan ekonomi bangsa. Saat ini, obesitas
mempengaruhi lebih dari 30 persen orang dewasa dan sekitar 16 persen anak-anak
dan remaja berusia dua hingga sembilan belas tahun. Faktanya, Bogalusa Heart Study menemukan bahwa 61 persen orang muda yang menjangkit obesitas sudah memiliki
setidaknya satu faktor risiko tambahan untuk penyakit jantung, dan 39 persen setidaknya
memiliki dua faktor risiko penyakit kesehatan lainnya. Obesitas masa kanak-kanak
adalah faktor risiko untuk obesitas berat selama rentang hidup, dan pemuda
dengan indeks massa tubuh (BMI) lebih besar dari persentil ke-95 memiliki
kemungkinan peningkatan perkembangan penyakit kronis yang terkait obesitas pada
awal kehidupan sehingga mereka harus menghadapinya saat bertambahnya tahun. Lingkungan obesogenik telah
meningkat karena konsumsi makanan padat kalori dengan nilai gizi rendah dan
berkurangnya aktivitas fisik harian (misalnya, peningkatan porsi porsi makanan
yang dimakan di dalam dan di luar rumah dan lebih sedikit persyaratan aktivitas
fisik diluar rumah). Pembuat kebijakan dan praktisi kesehatan masyarakat perlu
mengetahui cara terbaik untuk menggunakan hukum dan otoritas hukum untuk
membalikkan epidemi obesitas. Misalnya, undang-undang dan peraturan di tingkat
pemerintah, negara bagian, dan lokal telah dilaksanakan untuk meningkatkan
pilihan gizi dan akses ke makanan sehat, mendorong aktivitas fisik, dan mendidik
konsumen tentang pengaplikasian gaya hidup sehat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar