Jumat, 21 September 2018

Organizations and Foundations Leading Seed Sovereignty and Food Security
  
Seed Sovereignty dapat diartikan sebagai kedaulatan benih, dimana suatu kelompok masyarakat atau negara dapat menjaga kemurnian atau keaslian benih dan sumber biji utama suatu tumbuhan pangan untuk masa yang akan mendatang. Dalam  melaksanakan kedaulatan benih, beberapa negara di dunia membentuk suatu kebijakan, serta organisasi maupun proyek. Salah satunya, yaitu di Ethiopia, terlaksana proyek agroecology pada tahun 1996, serta dilaksanakan oleh suku Tigray. Selain agroecology terdapat agroforestry, yaitu melakukan penghijauan melalui penanaman pohon-pohon dan bibit-bibit tanaman hingga suatu daerah mengalami penghijauan kembali. Sementara, terdapat regulasi benih Uni Eropa, yaitu Stability, Uniformity, dan Distinctness. Stability yang dimaksud adalah memiliki kestabilan dari hasil panen ke panen berikutnya. Uniformity diartikan sebagai kesamaan atau rata-rata kualitas benih di suatu varietas yang sama, sementara distinctness dimaksud sebagai keunikan yang dimiliki suatu varietas ke varietas lainnya. Regulasi benih ini diatur oleh CPVO (Community Plant Variety Office). 
Penetapan kedaulatan benih juga dilakukan oleh negara Perancis dengan membentuk The Peasant Seed Network pada tahun 2003. The Peasant Seed Network adalah kumpulan organisasi yang memperjuangkan kebebasan benih. Sementara di negara Italia, tepatnya pada daerah Tuscany menetapkan kedaulatan benih dengan cara menerapkan kehidupan bebas dengan hasil pangan GMO (Genetically Modified Organisms). Penetapan yang dilakukan di daerah Tuscany diatur oleh European Network of GMO Free Regions. Selain lingkup Eropa, Benua Amerika juga melakukan gerakan yang mengutamakan pertanian organik berkelanjutan dan melarang adanya pangan berbasis GMO. Gerakan tersebut didukung oleh Native American Seed Bank yang dibentuk tahun 1989 dengan tujuan melestarikan tumbuhan asli Amerika. 
Sementara, negara-negara lainnya yang menerapkan dan menjunjung tinggi seed sovereignty serta food security adalah Bangladesh (Bangladesh Agricultural Development Corporation), Nepal (Monsanto), Mexico (Rockefeller), Peru (ANPE Peru), dan Argentina (Mothers of Ituzaingo).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar