Manfaat Coklat
Cocoa powder yang
merupakan bahan utama coklat justru memiliki kandungan lemak yang
rendah. Mengkonsumsi coklat akan membantu menurunkan kolesterol jahat
(LDL) sekaligus meningkatkan HDL alias kolesterol baik. Coklat juga kaya
serat sehingga baik bagi Anda yang sedang menjalankan program diet.
Coklat atau kokoa sebagai bahan makanan telah dikenal lama. Kata kokoa berasal dari bahasa Suku Aztec xocoatl
yang berarti minuman pahit. Dalam kepercayaan Suku Maya, coklat
merupakan minuman para dewa. Antara tahun 1502-1528, penjelajah Spanyol
membawa minuman tersebut ke negaranya. Orang-orang Spanyol mengkonsumsi
minuman pahit tersebut dengan tambahan gula sehingga terasa lebih enak.
Selanjutnya coklat meyebar ke Prancis, Belanda, dan Inggris. Dalam
perkembangannya, coklat tidak hanya menjadi minuman tetapi juga menjadi
makanan ringan yang digemari.
Biji
coklat mengandung 31% lemak (sepertiganya merupakan asam oleat / asam
lemak tak jenuh), 14% karbohidrat, dan 9% protein. Protein coklat kaya
akan asam amino triptofan, fenilalanin, dan tyrosin. Coklat juga
mengandung antiokasidan polifenol sehingga coklat tidak mudah tengik
meskipun mengandung kadar lemak tinggi. Zat lain yang juga terkandung
dalam coklat adalah flavonoid, serotonin, serta flavanols.
Antioksidan flavonoid dalam coklat mampu
membantu menurunkan tekanan darah dengan memproduksi oksida nitrat.
Flavonoid juga meningkatkan sirkulasi darah dan membantu menyeimbangkan
hormon dalam tubuh. Selain itu, coklat (terutama dark chocolate) mampu mencegah penyakit jantung. Hal ini dikarenakan coklat mengandung zat yang mampu melancarkan sistem kardiovaskular.
Antioksidan dalam kakao mampu mengurangi
resiko penyakit kanker. Kandungan tersebut mampu menghentikan kanker
dengan memproduksi protein tertentu yang mampu membunuh sel-sel tumor
dan kanker. Coklat juga mampu meningkatkan produksi insulin secara alami
sehingga menurunkan resiko terserang diabetes.
Coklat
manjur untuk mengembalikan suasana hati yang buruk karena mengandung
serotonin. Zat tersebut merupakan anti depresan alami. Coklat mengandung
zat yang mampu membuat syaraf otak rileks dan membantu kerja otak
sehingga dapat mengontrol seluruh organ tubuh. Selain sebagai anti
depresan, mengkonsumsi coklat juga membantu menghindari kelelahan kronis
yang mengancam kesehatan.
Dalam bidang kecantikan, coklat bermanfaat sebagai anti-aging.
Kandungan antiokasidan katekin mampu menghambat kerutan prematur atau
garis yang menunjukkan penuaan di wajah. Katekin dalam coklat justru
lebih tinggi dibandingkan yang terkandung dalam teh.kakao juga
mengandung flavanols yang mampu melindungi kulit dari radiasi sinar UV.
Manfaat lainnya adalah mempertahankan elastisitas serta meremajakan
sel-sel kulit.
Anggapan tentang coklat sebagai penyebab
munculnya jerawat juga belum terbukti secara ilmiah. Kakao juga tidak
bisa dikatakan sebagai penyebab utama karies gigi karena plaque pada
gigi juga karena mengkonsumsi makanan lain. Yang perlu diwaspadai adalah
konsumsi coklat oleh penderita batu ginjal. Konsusmsi 100 gram coklat
akan meningkatkan ekskresi oksalat dan kalsium tiga kali lipat. Oleh
karena itu, dianjurkan untuk minum banyak air setelah mengkonsumsi
coklat.
Jadi, tidak perlu takut mengkonsumsi
coklat. Berbagai manfaat kakao dapat diperoleh jika mengkonsumsinya
dengan rutin serta dalam jumlah yang tepat.
Sumber :
http://www.exploratorium.edu/exploring/exploring_chocolate/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar